Wednesday, June 8, 2011

Desorpsi #4

Dilakukan desorpsi yang ke-4 dengan variasi L/D atau panjang resin  kolom per diameter kolom. Dengan harapan dapat diketahui pengaruh dari variasi tersebut terhadap proses elusinya. Pada variasi ini di set panjang resin di kolom menjadi 24 cm dengan berat resin yang dimasukkan yaitu 2,5 gram. Sedangkan cara pengambilan sampelnya, sama dengan cara sebelumnya yaitu diambil tiap 2 ml dan dengan eluen H2SO4 4,2 M 50ml dan selanjutnya 0,47 M 40 40 ml. Kenapa asam kuat terlebih dahulu karena untuk mendorong Zr terlebih dahulu, baru kemuduan Hf yang di keluarkan. Diharapkan seperti itu.

Friday, June 3, 2011

desorpsi #3

Dilakukan desorpsi yang ke-3 dengan variasi L/D atau panjang resin  kolom per diameter kolom. Dengan harapan dapat diketahui pengaruh dari variasi tersebut terhadap proses elusinya. Pada variasi ini di set panjang resin di kolom menjadi 15 cm dengan berat resin yang dimasukkan yaitu 1,5 gram. Sedangkan cara pengambilan sampelnya, sama dengan cara sebelumnya yaitu diambil tiap 2 ml dan dengan eluen H2SO4 4,2 M 40ml dan selanjutnya 0,47 M 40 50 ml. Kenapa asam kuat terlebih dahulu karena untuk mendorong Zr terlebih dahulu, baru kemuduan Hf yang di keluarkan. Diharapkan seperti itu.

Thursday, June 2, 2011

desorpsi #2

hasil analisis XRF desorpsi #1, grafik menurun tajam dan melandai. Menurun tajam dikarenakan proses elusi nya sangat cepat. Uluen yang digunakan bisa jadi terlalu tinggi konsentrasinya. Oleh karena itu untuk mengamati proses saat elusi tajam tersebut, dilakukan dengan jalan menggunakan eluen yang lebih rendah dan pengambilan sampel tiap 2 ml. Dimaksudkan agar proses saat terjadinya elusi dapat terlihat dengan jelas.
Desorpsi dilakukan pada kolom yang sebelumnya sudah dilakukan adsorpsi, dan pada awalnya digunakan eluen 4,2 M untuk mendorong Zr keluar dan eluen H2So4 0,47 M untuk mendorong Hf. Diharapkan seperti itu.