hari kamis, seharian mengatur kecepatan aliran pada selang.. kecepatan yang diinginkan yaitu 1ml/menit. pada kecepatan ini diharapkan terjadi pendistribusian umpan yang merata saat diteteskan ke resin didalam kolom. pertama mengatur masing-masing pompa agar kecepatan alirannya 1ml/menit dengan jalan menaikkan dan menurunkan skala pengatur kecepatan pada pompa. pengaturan kecepatan ini bisa disebut juga kalibrasi kecepatan. karena tidak selalu skala menunjukkan hasil yang tepat sesuai yang tertera di skala. Setelah semua pompa sudah di set pada 1ml/menit, maka selang selang dan pompa segera dihubungkan dan kemudian dicoba di run atau dioperasikan.
hari jumat, memasukkan resin dowex x8 kedalam kolom. jika resin dimasukkan ke dalam kolom pada keadaan kering, maka setelah dialiri cairan maka terkadang akan muncul gelembung2 udara didalam susunan resin tersebut. hal ini sebisa mungkin dihindari karena menyebabkan distribusi cairan saat melewati kolom menjadi tidak merata dan mempengaruhi distribusi senyawa yang dilewatkan. Untuk menghindari adanya gelembung didalam resin, maka cara yang digunakan yaitu memasukkan resin dalam bentuk campuran larutan. karena resin yang akan digunakan dalam asam maka resin dicampurkan ke larutan asam sulfat rendah. pertama-tama sejumlah resin yang akan dimasukkan kedalam kolom dimasukkan kedalam gelas beker. kemudian dimasukkan juga larutan asam sulfat dengan konsentrasi rendah,yang digunakan dalam hal ini 0,1 M. kemudian diaduk dan saat itu juga perlahan dimasukkan kedalam kolom sedikit demi sedikit. resin dimasukkan samapi tinggi 10 cm, dimana diameter kolomnya yang dipakai yaitu 5cm. Hal ini untuk membuat aliran plugflow. aliran plugflow dapat terjadi jika nilai L/D= 20 , namun direferensi lain juga disebutkan 18, ataupun 22. setelah semuai selesai dimasukkan, kemudian pompa dihidupkan dan dialirkan di dalam kolom. semua resin dalam kolom harus terendam karena resin yang sudah basah dan jika kering lagi maka resin akan rusak, oleh karena itu resin haruus selalu dalam kondisi basah maupun lembab. jika tinngi resin = 10 cm, maka tinggi larutan yang merendam resin adalah kurang lebih 11-11,5 cm. jadi diatas batas resin ada larutan tinddi kurang lebih 1-1,5 cm. dimana diatasnya lagi ada selang yang meneteskan larutan, jarak antara selang dengan puncak larutan tidak boleh terlalu jauh dan tetesan tidak boleh menyentuh dinding, namaun harus langsung menetes kebawah. hal ini untuk mendistribusikan larutan secara merata mulai dari titik tengah. tinggi larutan harus dijaga konstan dengan jalan mengatur kecepatan pompa inlet(masukan). Mengatur ketinggian air sampai konstan memerlukan ketrampilan lebih dan lumayan susah... jangan lupa periksa juga sambungan-sambungan karena sering terjadi kebocoran.
No comments:
Post a Comment